aceh

Relawan Muhammadiyah ke desa terisolir layani kesehatan korban bencana

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:37 WIB


Foto Dok Tim Tanggap darurat bencana aceh





Banda Aceh (Aentenews) - Relawan Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) diterjungkan ke daerah terisolir untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat korban banjir dan longsor di pedalaman Kabupaten Aceh Timur.





Dua hari lalu, Tim MDMC melalui Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah berhasil menjangkau wilayah terisolir di Dusun Sarah Raja, Desa Sah Raja, serta Dusun Sijuk, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, untuk memberikan layanan medis spesialistik kepada warga terdampak banjir.





Pemimpin Tim EMT Muhammadiyah, dr M Irfan Rizaldy mengatakan, perjalanan menuju lokasi pengungsian di Dusun Sarah Raja menuntut perjuangan fisik dan logistik yang tidak ringan. Mereka harus melewati medan yang tidak dapat dijangkau kendaraan biasa.





"Kami hadir untuk memastikan bahwa warga di pelosok, terdalam sekalipun tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini,” kata dr M Irfan Rizaldy, akhir pekan ini.





Mobilisasi tim dilakukan secara estafet, diawali dengan penggunaan kendaraan gardan ganda untuk melintasi jalan berlumpur, kemudian dilanjutkan dengan motor trail dengan dukungan komunitas IMTRAX untuk menembus jalur sempit dan licin.





Karena akses darat terputus oleh sungai dan genangan air, tim kemudian menggunakan perahu untuk menyeberang sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menanjak menuju tenda-tenda pengungsian warga.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB