aceh

Pantai wisata Leupung renggut nyawa remaja Abdya

Minggu, 18 Januari 2026 | 16:04 WIB


Tim gabungan Basarnas mengevakuasi seorang korban meninggal terseret arus di pantai Leupung, kabupaten Aceh Besar, MInggu (18/1). Foto Aentenews by Ampelsa.





Banda Aceh (Aentenews)- Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi jenazah Ahmad Furqan (17) warga Aceh Barat Daya di perairan Pantai wisata Leupung, Kabupaten Aceh Besar.





Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Ahad  (18/1), menjelaskan  korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama dua hari.





Selanjutnya, kata Harris,  jenazah korban yang ditemukan mengapung sekitar Jam 09.50 WIB tepatnya di ujung tebing  pantai Riting di evakuasi ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh .





Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mandi bersama temannya di Pantai Leupung pada 17 Januari 2026 sekira pukul 14.00 WIB.





Kronologis kejadian, korban saat mandi di pantai bersama temannya dan kemudia terseret arus dan tenggelam, katanya.





Pada hari pertama kejadian itu, Tim SAR gabungan melakukan pencarian  dan hasilnya nihil. Pada hari kedua, Tim SAR bersama Polsek Leupung,Koramil, TNI AL, BPBD Aceh Besar dan masyarakat melanjutkan pencarian di beberapa lokasi kejadian dan menemukan korban terapung sudah meninggal.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB