aceh

Kekesalan Kak Na saksikan tumpukan kayu gelondongan timbun rumah warga

Kamis, 25 Desember 2025 | 10:23 WIB
Foto puing-puing rumah rusak berat diterjang banjir di Aceh. Foto Dok Humas Aceh


Foto Dok Humas Aceh





Banda Aceh (Aentenews) - Kerusakan kawasan hutan akibat pembalakan liar yang menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor  disejumlah daerah di Provinsi Aceh, tampaknya tak terbantahkan.





Bukti banjir bandang yang ikut membawa material hasil tebangan pohon di kawasan hutan itu disaksikan isteri Gubernur Aceh Marlina Muzakir tak kala mengunjungi korban bencana alam.





Bahkan, Marlina atau sapaan akrab Kak Na itu
terlihat kesal saat menyaksikan ribuan gelondongan kayu menumpuk dan memadati sungai dan menutupi beberapa rumah warga.





“Para pelaku pembalakan harus mempertanggungjawabkan ini. Sungguh sangat disayangkan masyarakat harus menderita akibat ulah dan keserakahan mereka,” kata Kak Na, sambil memandang kesal ke arah hamparan gelondongan kayu yang memadati sungai.





Dipihak lain, Marlina Muzakir yang juga Ketua TP PKK Aceh, mengapresiasi upaya tanggap darurat warga Buket Linteung, yang telah memiliki wilayah zona aman yang lokasinya di perbukitan. Sebuah bangunan permanen yang cukup luas dibangun di zona aman tersebut.





Hal tersebut disampaikan oleh perempuan yang akrab disapa Kak Na itu, usai menyalurkan bantuan tanggap darurat bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta istri Ketua DPR Aceh Rizawati Zulfadli serta pegiat media sosial Cut Bul, ke Gampong Buket Linteung Kecamatan Langkahan, Rabu (24/12).


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB