aceh

Jurnalis lingkungan peduli korban bencana hidrometeorologi di Aceh

Senin, 22 Desember 2025 | 19:32 WIB



Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, obat-obatan, serta perlengkapan ibadah, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih minim menerima distribusi logistik.





Juru Bicara Relawan Badak-19, Ikhsan Pratama, mengatakan bahwa aksi tersebut lahir dari kepedulian bersama terhadap kondisi masyarakat dan rekan-rekan jurnalis yang terdampak langsung bencana banjir.





“Kami bergerak karena melihat masih banyak warga dan jurnalis yang belum tersentuh bantuan secara merata. Badak-19 hadir untuk memastikan bantuan bisa sampai langsung kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Ikhsan.





Ia menegaskan, semangat gotong royong dan solidaritas menjadi landasan utama gerakan Badak-19, tanpa membedakan latar belakang penerima bantuan.





“Ini murni aksi kemanusiaan. Kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.





Ikhsan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan relawan yang telah berkontribusi dalam penggalangan serta pendistribusian bantuan, seraya berharap kondisi masyarakat terdampak banjir segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.//Baron Alfonso//Redaksi.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB