Banda Aceh (Aentenews) - Ternyata wartawan tidak menjalankan tugas-tugas jurnalistik, namun mereka juga ikut terpanggil untuk mengurangi beban masyarakat akibat bencana alam, seperti dilakukan para jurnalis yang tergabung dalam Relawan Badak-19.
Sehingga, aksi kemanusiaan Relawan Badak-19 dalam menyalurkan bantuan kepada korban banjir di sejumlah wilayah Aceh menuai apresiasi luas, baik dari masyarakat terdampak maupun kalangan jurnalis yang turut merasakan dampak bencana.
Salah satu warga Kampung Durian, Hendra Syahputra, sapaan akrab Pak Guru, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Relawan Badak-19. Menurutnya, bantuan yang disalurkan sangat membantu warga di tengah kondisi sulit pascabanjir.
“Kami sangat berterima kasih. Selain kebutuhan pokok, bantuan juga mencakup obat-obatan dan Al-Qur’an. Ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi seperti sekarang,” ujarnya, Senin (22/12).
Apresiasi serupa juga dari kalangan jurnalis penerima bantuan. Salah satunya Selly, jurnalis yang terdampak banjir, mengaku terharu atas solidaritas yang ditunjukkan rekan-rekan seprofesinya.
“MasyaAllah, terima kasih banyak. Salam dan apresiasi untuk rekan-rekan jurnalis Tim Badak di Banda Aceh. Semoga menjadi amal kebaikan,” tuturnya.
Sebelumnya, Relawan Badak-19 telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah titik terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Lhoksukon, Aceh Utara.