aceh

NGO internasional diberi ruang bantu pemulihan Aceh pascabencana

Senin, 22 Desember 2025 | 09:11 WIB
dok pribadi


Banda Aceh (Aentenews) - Juru bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Muhammad MTA menegaskan pemerintah memberi peluang masuknya NGO internasional untuk membantu pemulihan Aceh pascabencana.





Pihak NGO's Internasional atau sejenisnya bisa memberikan bantuan dalam upaya pemulihan Aceh pasca bencana. Namun mereka tentu harus melaporkan kepada BNPB dan BPBA,  katanya di Banda Aceh, Senin.





"Konfirmasi kami dengan pihak Kemendagri, bantuan internasional yang bersifat  Non-Goverment to Goverment selama ini dibenarkan. Namun bantuan Goverment to Goverment atau antar pemerintah belum ada arahan, " tegasnya.





Terkait bantuan barang atau logistik mengikuti aturan  pelaporan instansi kebencanaan, tegas Muhhammad MTA.





Terkait program pemulihan nantinya akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh karena disesuaikan dengan R3P yang akan disusun oleh Pemerintah Aceh di bawah supervisi Pemerintah Pusat.





Ia juga menyebutkan berbagai langkah pemulihan pasca bencana terus  dilakukan, Gubernur sendiri mengoptimalkan kunjungan langsung ke daerah-daerah terdampak untuk dapat langsung mengambil langkah strategis dan terpadu penanganan pemulihan pasca bencana.





Gubernur, ujar Muhammad MTA selalu berharap, agar semua kita dengan berbagai kelebihan dan kekurangan untuk selalu bersatu demi percepatan pemulihan ini.//Redaksi.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB