aceh

Cegah penyakit berbasis air pascabanjir, BSI kirim ini ke Aceh

Kamis, 18 Desember 2025 | 18:04 WIB


Banda Aceh (Aentenews) -  BSI bersama BSI Maslahat mengirim 25 tangki air bersih untuk didistribusikan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di Provinsi Aceh.





Pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, kebutuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat terdampak.





Kerusakan infrastruktur air, tercemarnya sumber air, serta terbatasnya akses distribusi membuat ribuan warga kesulitan memperoleh air layak untuk minum, memasak, dan kebutuhan sanitasi.





Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit berbasis air, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.





Upaya penanganan darurat sangat dibutuhkan melalui penyediaan air bersih, tangki air, distribusi air minum, serta fasilitas sanitasi sementara.





Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan"Tangki-tangki air tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi yang mengalami keterbatasan akses air bersih pascabencana di Aceh",ujarnya.





Anton menambahkan saat ini BSI juga diamanahkan sebagai koordinator bantuan di Aceh sehingga kami bersama seluruh stakeholders, pemerintah daerah, institusi, kementerian dan berbagai pihak siap berkolaborasi untuk Bersama bersinergi menyalurkan bantuan bagi masyarakat di Aceh.//Redaksi.


Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB