aceh

Perusahaan beroperasi di tiga negara bantu Aceh

Selasa, 16 Desember 2025 | 06:43 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Perusahaan multinasional yang beroperasi di tiga negara, Indonesia, United Kingdom, dan Malaysia, menyerahkan bantuan kemanusian bagi masyarakat korban banjir dan tanah longsor di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh .





Bantuan berupa sembako tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Sedikitnya tiga truk bantuan telah disiapkan dan akan segera disalurkan ke sejumlah daerah terdampak.





Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan Upland Resources. Menurutnya, dalam kondisi bencana, semangat kemanusiaan harus menjadi landasan utama tanpa memandang latar belakang pihak pemberi bantuan.





“Pada prinsipnya kita ini kemanusiaan. Siapa saja yang menolong kita, tetap ikhlas kita terima. Siapa saja, di mana saja,” ujar Mualem.





Ia menegaskan, bantuan tersebut akan disalurkan ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan dan mengalami dampak terparah akibat bencana hidrometeorologi.





“Ke mana yang membutuhkan. Yang urgent dan paling teruk (parah) ada beberapa kawasan, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireuen. Juga ke Takengon dan Beutong, serta Langsa,” kata Mualem.





Sementara itu, Chairman & CEO Upland Resources, Datuk Bolhassan Di, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana internal perusahaan di tiga negara tempat Upland beroperasi.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB