aceh

75 ribu unit rumah warga Aceh rusak akibat bencana 2025

Kamis, 4 Desember 2025 | 21:18 WIB
Foto Dok Humas Aceh


Banda Aceh (Aentenews) - Data sementara menunjukkan sedikitnya 75 ribu unit rumah warga di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, dilaporkan rusak berat dan ringan akibat banjir dan tahun longsor pada 2025.





Di Banda Aceh, Kamis, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir menyebutkan dengan kemampuan normal pembangunan rumah layak huni di Aceh yang hanya sekitar 2.000 unit per tahun, maka penanganan rumah terdampak ini akan membutuhkan waktu sangat lama.





"Perlu perhatian pemerintah pusat sebab jika dikalikan 75 ribu itu butuh waktu 30 tahun rampung," tegas Sekda Aceh seraya menyatakan perlunya dukungan anggaran dan sumber daya dari Pemerintah Pusat untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi.





Hal tersebut disampaikan M Nasir saat menerima kunjungan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI perwakilan Aceh di Posko Komando Penanggulan Bencana Hidrometeorologi Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Kamis.





Sementara itu, Wakil BPK RI Dr Budi Prijono, turut menaruh simpati mendalam terhadap musibah yang terjadi. Wakil Ketua BPK RI menyebut status bencana saat ini sudah memasuki tahap emergency.





"Ini sudah menjadi emergency. Ini menyangkut bantuan kemanusiaan, kita menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam," ucapnya.





BPK RI berkomitmen untuk mengoordinasikan tim inspektorat guna membantu korban bencana semaksimal mungkin. Bentuk kepedulian juga diwujudkan melalui donasi uang tunai yang dikumpulkan dari seluruh pegawai BPK RI.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB