aceh

Mentan dinilai tendensius larang impor beras ke Sabang

Selasa, 25 November 2025 | 10:03 WIB
Foto Ist


Banda Aceh (Aentenews) - Menteri Pertanian (Mentan RI) Amran yang menyebutkan beras 250 ton yang masuk ke Sabang, Aceh itu ilegal, Juru bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA menegaskan pernyataan Mentan tersebut terlalu reaksional dan tendensius.





"Pernyataan Mentan tersebut terlalu reaksioner dan tendensius," katanya menegaskan di Banda Aceh, Selasa.





"Pernyataan Mentan dengan menyebutkan atas impor 250 ton beras ke Sabang itu ilegal, mempertanyakan nasionalismenya. Hal ini telah menyudutkan Aceh sebagai daerah bekas konflik, yang saat ini langsung di pimpin oleh mantan Panglima GAM, Muzakir Manaf," ujarnya menambahkan.





Padahal, ia menjelaskan kawasan Sabang diatur dengan regulasi khusus dan bahkan UUPA memaktup hal tersebut. Pernyataan ilegal yang disampaikan menteri Amran jelas tidak mendasar dan mereduksi kewenangan Aceh terutama BPKS dengan segala kewenangannya sesuai aturan perundang-undangan.





Bahkan, ia menilai tanggapan Mentan terlalu di dramatisir seakan-akan sebuah tindakan pidana serius dan melawan undang-undang.





Pemerintah Aceh meminta, ke depan apabila ada permasalahan kewenangan dan regulasi seperti itu, semua pihak terutama pemegang otoritas bisa menjaga keharmonisan dan stabilitas nasional dengan memegang teguh persatuan. Sesuai cita-cita Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia maju dan kuat.





Menurut MTA, gubernur nyatakan tidak ada regulasi yang dilanggar oleh BPKS dan pihak-pihak terkait lainnya dalam hal impor beras 250 ton tersebut.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB