"Tendensi negatif ini akan menjadi bola salju yang berbahaya.Hal ini dipicu oleh kesimpulan prematur Kapolresta Banda Aceh yang menyebutkan alasan "bulliying" sebagai penyebab pembakaran.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono mengatakan terduga pelaku adalah santri kelas 12 / 3 SMA. Motif dari tersangka melakukan pembakaran ini adalah karena sakit hati, sering dibully, diejek oleh teman-teman santri.
Sebagaimana diketahui, dayah babul maghfirah terbakar untuk ketiga kalinya dalam waktu dua tahun terakhir. Hal ini menimbulkan kecurigaan ada pihak pihak tertentu yang sengaja membakarnya.
Nourman juga menjelaskan bahwa hasil penyelidikan ditemukan adanya bukti CCTV yang mengarah kepada pelaku dan pelakunya kini sudah ditahan.// Redaksi