Jika berjalan baik, kita juga bisa membahas peluang ekspor batu bara dan energi seperti yang diminati oleh Bangladesh,” ujar Sekda.
Dubes Bangladesh, Tarikul Islam, menjelaskan bahwa negaranya tertarik untuk menjajaki kerja sama dengan Aceh di sektor agrikultur dan industri garmen. Bangladesh memiliki pengalaman panjang dalam industri tekstil dan konveksi, serta telah menjadi salah satu produsen garmen terbesar di dunia.
“Kami melihat Aceh memiliki potensi besar di sektor industri dan pertanian. Bangladesh siap berbagi pengalaman dan teknologi dalam industri garmen, serta membuka peluang investasi bersama,” kata Dubes Tarikul.
Di bidang agrikultur, Bangladesh jelas Sekda telah berhasil mengembangkan teknologi modern dalam produksi beras dan komoditas perkebunan lainnya. Pihaknya berharap dapat mengirimkan tenaga ahli dan membuka pelatihan pertanian di Aceh, termasuk di bidang pengolahan hasil bumi dan ketahanan pangan.
“Kami siap menjalin kerja sama pelatihan, riset, dan pertukaran tenaga ahli agar sektor pertanian Aceh semakin berkembang,” ujarnya.// Redaksi
Sumber: Humas Aceh