aceh

Semoga "Terowongan Geurutee" tak lagi sepenggal cerita di warkop

Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:57 WIB
Tim Bappenas ke Geurutee di perbatasan Aceh Besar dan Aceh Jaya di dampingi Kadis PUPR Aceh, Mawardi, meninjau lokasi rencana pembangunan terowongan Geurutee di Geurute, Aceh Besar, Senin, 20 Okt 2025. Dok Humas Aceh


Banda Aceh (Aentenews) - Wacana tentang pembangunan terowongan Geurutee mencuat beberapa tahun lalu, atau pada masa Aceh dipimpin Gubernur dr Zaini Abdullah yang berpasangan dengan Wagub Muzakir Manaf di periode 2012-2017.





Bahkan ketika itu, menyatakan "Terowongan Geurute" sebagai prioritas guna mengatasi isolasi dan memperlancar transportasi dari Kota Banda Aceh ke pesisir pantai barat dan selatan provinsi ujung paling barat Indonesia itu.





Dengan harapan ketika itu, wacana pembangunan terowongan yang menembus gunung dan bukit di perbatasan antara Lhong di Kabupaten Aceh Besar hingga ke Lamno Aceh Jaya itu dapat mengantikan jalan gunung yang sempit, curam, dan rawan longsor. 





Namun, harapan Pemerintah Aceh yang khabarnya telah diusulkan ke Presiden Jokowi ketika itu tidak terealisasi hingga jabatan Zaini Abdullah sebagai gubernur berakhir.





Selain untuk memangkas waktu perjalanan, keberadaan "Terowongan Geurutee" itu dianggap penting karena akan mengurangi risiko korban jiwa sebagai dampak kecelakaan, termasuk bencana tanah longsor dan pohon tumbang saat hujan dan angin di kawasan Gunung Geurute.





Dalam beberapa hari ini, soal wacana pembangunan "Terowongon Geurutee" kembali mencuat dan menjadi bahan diskusi kecil masyarakat di warung-warung kopi. Ada yang optimistis dengan argumentasi masing-masing, meski juga ada yang pesimis hanya program "cet langet".





Namun dari kedua pandangan yang berbeda itu, ada khabar yang sedikit menyenangkan namun penuh harapan tak sekedar peninjauan sejumlah pejabat di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas ke kawasan gunung Geurutee, belum lama ini.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB