aceh

Kak Na, mengenggam asa warga pedalaman Aceh

Rabu, 15 Oktober 2025 | 12:14 WIB
Foto Dok Humas Biro Adpim Setda Aceh


Banda Aceh (Aentenews) - Bergaun muslimah warna dominan putih, tampilannya sederhana, melintas di jalan berbatuan diantara lubang-lubang berair, baginya bukan hal yang baru demi menemui rakyat yang hidup dengan kesederhanaan di desa-desa pedalaman Aceh.





Tersebutlah, namanya Marlina Usman atau akrab disapa Kak Na, isteri Gubernur Aceh Muzakir Manaf.





Meski ia isteri gubernur, namun Kak Na, tetap rajin menyambangi masyarakat pelosok desa, melihat langsung problem warga yang hidup jauh dari pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh.





Mendengar aspirasi dan harapan untuk kemajuan serta kemakmuran Aceh dari warga pedalaman, tentunya memiliki nilai lebih karena rakyat di kampung-kampung hanya bercerita apa adanya, tanpa tendesi politik.





Kak Na, juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Aceh. Tentunya, banyak cerita inspiratif dalam kunjungannya ke pedalaman provinsi yang berjuluk daerah Serambi Mekah itu.





Tentunya bukan setingan, dalam perjalanan kembali dari Kecamatan Paya Bakong, tiba-tiba meminta sopir menghentikan laju kendaraan yang membawanya.





Dua bocah perempuan di sisi jalan yang sedang kepayahan mengendalikan kereta sorong yang mengangkut dua galong besar berisi air bersih, memantik rasa keibuan Kak Na. Kedua bocah yang terkejut pun menghentikan kereta dorongnya.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB