Banda Aceh (Aentenews) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menyatakan masyarakat dan Pemerintah Aceh menyampaikan duka dan belasungkawa mendalam kepada korban gempa dahsyat Venezuela.
"Gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela dan menelan korban ribuan jiwa, kami menyampaikan duka dan belasungkawa yang mendalam, semoga kondisi Venezuela dapat segera pulih kembali,” kata Mualem di Banda Aceh, Kamis.
Gubernur mengimbau seluruh masyarakat Aceh mendoakan keselamatan dan kesehatan bagi korban yang selamat dari bencana tersebut.
“Ini berkaitan dengan tragedi kemanusiaan. Jika memiliki kemampuan, silakan memberi bantuan kemanusiaan untuk Venezuela yang sedang berduka,” katanya melalui Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.
Mualem memahami betapa beratnya beban yang dihadapi Pemerintah Venezuela. Aceh pernah mengalami bencana tsunami yang dahsyat pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1–9,3 Mw yang memicu tsunami dan merenggut lebih dari 170.000 jiwa.
Salah satu negara yang membantu Aceh saat itu adalah Pemerintah Venezuela. Di antara bantuannya berupa dana kemanusiaan senilai 2 juta dolar Amerika Serikat untuk pemulihan infrastruktur, layanan medis, dan penanganan darurat para korban selamat pada masa tanggap darurat dan rekonstruksi Aceh.
Salah satu jejak bantuan Venezuela untuk Aceh adalah berdirinya Politeknik Indonesia Venezuela (Poliven) di Aceh Besar. Nama Venezuela pada kampus tersebut merupakan bentuk apresiasi atas bantuan dan kerja sama kemanusiaan dari Pemerintah Venezuela pada masa rekonstruksi pascatsunami Aceh tahun 2004.