Rabu, 30 September 2026

Aceh raih skor indeks demokrasi terbaik ke-7 nasional

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Jumat, 8 Mei 2026 | 22:39 WIB






Banda Aceh (Aentenews) - Pemerintah Aceh mencatat capaian signifikan dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025, sesuai data yang dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS),  daerah ini memperoleh skor 83,43 poin dan menempati peringkat ke-7 nasional sekaligus menjadi provinsi dengan nilai IDI tertinggi di Pulau Sumatera.


Di Banda Aceh, Jumat, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh, Munawar,  mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa ruang demokrasi di Aceh terus tumbuh dengan baik dan sehat.


Ia menilai, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang baik dari berbagai pihak termasuk masyarakat dalam menjaga iklim demokrasi yang aman, inklusif, dan berlandaskan hukum.


“Alhamdulillah capaian ini menunjukkan bahwa demokrasi di Aceh berjalan semakin baik. Partisipasi masyarakat, keterbukaan pemerintah, serta kerja sama semua pihak menjadi faktor penting dalam peningkatan ini,” ujarnya.


Indeks Demokrasi Indonesia sendiri mengukur kualitas demokrasi daerah melalui sejumlah indikator, mulai dari kebebasan sipil, kesetaraan, hingga kapasitas lembaga demokrasi. Dalam penilaian tahun 2025, Aceh mencatat hasil tinggi pada ketiga aspek tersebut, yakni aspek kebebasan sebesar 86,96, aspek kesetaraan 80,87, dan aspek kapasitas lembaga demokrasi 83,02.


Lonjakan besar pada Indeks Demokrasi tersebut menunjukkan peningkatan yang sangat baik setelah dalam dua tahun terakhir nilai IDI Aceh sempat mengalami penurunan. Pada 2024, skor IDI Aceh berada di angka 75,80 poin, sementara tahun ini meningkat pesat menjadi 83,43 poin dan melampaui rata-rata nasional sebesar 78,19 poin.


Lebih lanjut, Munawar menyampaikan capaian ini juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem - Dek Fadh untuk terus memperkuat kualitas demokrasi, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan pendidikan politik masyarakat.


“Masih ada beberapa indikator yang perlu diperkuat, namun secara umum capaian ini menjadi energi positif bagi Aceh untuk terus menjaga demokrasi yang berkualitas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.//Redaksi.






Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X