Rabu, 30 September 2026

Monsun Asia Menguat, Waspada Hujan Lebat di Indonesia, Termasuk Aceh

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Minggu, 15 Februari 2026 | 21:49 WIB
Monsun Asia Menguat, Waspada Hujan Lebat di Indonesia, Termasuk Aceh.
Monsun Asia Menguat, Waspada Hujan Lebat di Indonesia, Termasuk Aceh.


Banda Aceh (Aentenews) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan munculnya potensi peningkatan curah hujan yang akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026, termasuk wilaya provinsi Aceh.





Fenomena dinamika atmosfer yang bergerak dinamis memicu pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian utara.





Hasil analisis terkini BMKG menunjukkan penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan sehingga mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian Barat dan Selatan. 





Kondisi ini diperkuat oleh aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase Indian Ocean, serta dukungan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby yang memicu terbentuknya perlambatan dan belokan angin (konvergensi), khususnya di pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang, lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.





Pada 15 - 16 Februari, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, DK Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua. 





Memasuki 17 - 18 Februari, potensi  tersebut masih membayangi wilayah Aceh, Sumatera Barat, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara. Sedangkan pada 19 Februari wilayah yang perlu diwaspadai adalah wilayah Kep. Bangka Belitung, Sumatra Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan. Pada tanggal 20-21 Februari potensi masih berlanjut utamanya di wilayah Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. 





Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, dalam siaran Persdi Jakarta Minggu (15/2/2026),  menjelaskan Kondisi cuaca tersebut memerlukan peningkatan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi dampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X