Foto Dok Bank Aceh Syariah
Banda Aceh (Aentenews) - Direktur Utama Bank Aceh (BAS) , Fadhil Ilyas, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama bank (BAS--red) yang dipimpinnya.
"Keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama kami, namun semuanya itu memerlukan kolaborasi aktif dari sisi nasabah," katanya melalui Sekretariat Perusahaan BAS Ilham Novrizal di Banda Aceh, Selasa.
Hal tersebut disampaikan menanggapi maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan PT BAS baik berupa iming-iming hadiah Gebyar Bank ataupun undian berhadiah Bank Aceh.
"Manajemen BAS mengimbau kepada seluruh nasabah untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus operandi hoax yang beredar melalui media sosial, aplikasi pesan singkat, maupun telepon seluler, " katanya menegaskan.
Akhir-akhir ini, ditemukan sejumlah akun palsu dan pesan berantai yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah yang mencatut nama Bank Aceh. Itu merupakan upaya phishing atau penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi dan saldo rekening nasabah.
"Kami mengamati adanya peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku seringkali menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Kami mengimbau agar nasabah jangan pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank," ujar Ilham.