Rabu, 30 September 2026

90 warga Aceh Utara dilaporkan hilang dalam bencana banjir

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 4 Desember 2025 | 20:11 WIB
Bupati Aceh Utara bersama pengungsi korban banjir dan tanah longsor. Foto  Dok Jubir Pemkab Aceh Utara
Bupati Aceh Utara bersama pengungsi korban banjir dan tanah longsor. Foto Dok Jubir Pemkab Aceh Utara


Aceh Utara (Aentenews) - Sedikitnya 90 warga korban banjir di Kabupaten Aceh Utara dilaporkan masih hilang dan sebanyak 126 jiwa meninggal dunia serta 71 orang luka-luka akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah itu, sejak 13 hari lalu.





Saat ini fokus pencarian korban, evakuasi, dan penanganan pengungsi serta kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus, seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, kata Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil didampingi Jubir Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli di Aceh Utara, Kamis, menjelaskan





Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil, sapaan akrab Ayah Wa itu mengatakan, stok beras bantuan masih cukup selama tanggap darurat untuk didistribusikan ke pengungsian, proses penyaluran bantuan beras melalui Kecamatan dan dikoordinir para Camat.





Bupati yang berkunjung ke lokasi pengungsian Blang Peuria, Kecamatan Samudera itu menyebutkan data sementara dari Posko Utama Banjir memasuki hari ke 13,pihaknya juga fokus penanganan pengungsi mencapai 259.021 jiwa (73.303 KK) serta kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus, seperti ibu hamil 591 jiwa, balita 3.018 jiwa, lansia 3.147 jiwa, dan penyandang disabilitas 201 jiwa.





Bencana banjir di Aceh Utara, sebutnya kerusakan rumah penduduk mencapai 69.509 unit dan hilang terseret arus banjir sebanyak 532 unit. Sementara yang berdampak banjir mencapai 275.139 jiwa (83.569 Kk) dan tersebar di 471 lokasi pengungsian.





Banjir dan tanah longsor terparah di penghujung 2025 itu juga merusak berbagai infrastruktur publik seperti fasilitas kesehatan sebanyak 24 unit puskesmas rusak, satu unit rumah sakit, 23 pustu, enam Posyandu rusak ringan hingga berat.





Banjir juga merusak 369 Sekolah, 32 unit Masjid, 16 menasah dan 211 unit Pondok Pesantren atau Dayah serta 124 ruas jalan, 12 irigasi, 68 titik sungai dan 50 unit jembatan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X