Banda Aceh (Aentenews) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mendorong generasi muda provinsi itu untuk menjadi duta wisata yang berkarakter.
Kepala Disbudpar Aceh Dedy Yuswadi saat membuka pemilihan Agam Inong Aceh 2025, mengajak peserta untuk mendoakan masyarakat Aceh yang tengah dilanda musibah banjir dan longsor.
Dedy berharap masyarakat yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian tersebut. Dalam sambutannya, Dedy menjelaskan pemilihan Agam Inong Aceh bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang lahirnya wajah-wajah baru yang kelak menjadi representasi Aceh di masa depan.
Tahun ini, sebanyak 16 pasangan finalis dari kabupaten/kota se-Aceh berpartisipasi dalam ajang tersebut.
“Agam Inong adalah representasi dari masa depan Aceh yang lebih cerah, modern, kreatif, dan penuh karakter. Mereka bukan hanya peserta lomba, tetapi duta budaya yang membawa narasi Aceh ke tingkat nasional dan internasional,” kata Dedy.
Ia menjelaskan generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkenalkan Aceh melalui cara-cara yang lebih segar dan relevan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan syariat yang menjadi identitas daerah. Dalam industri pariwisata, lanjutnya, kekuatan narasi menjadi modal yang sangat penting.
“Di dunia pariwisata, pengalaman lebih penting daripada rupa, dan cerita lebih kuat dibandingkan angka. Karena itu, Agam Inong harus mampu menjadi pencerita yang baik, membawa karakter dan nilai Aceh kepada dunia luar,” tegasnya.