Rabu, 30 September 2026

Dua universitas Turki perkuat UIN Ar-Raniry menuju kampus kelas dunia

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:35 WIB
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg bersama Rektor Istanbul University Prof Dr Osman Bülent Zülfikar melakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Istanbul University, Selasa (14/10) Foto Dok Humas UIN
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg bersama Rektor Istanbul University Prof Dr Osman Bülent Zülfikar melakukan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Istanbul University, Selasa (14/10) Foto Dok Humas UIN


Banda Aceh (Aentenews) - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memperluas jejaring internasional dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama dua universitas ternama di Turki, yaitu Istanbul University dan Istanbul Ticaret University.





“Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi akademik, riset, serta pertukaran budaya antara Indonesia dan Turki,” kata Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman di Banda Aceh, Kamis.





Penandatanganan MoU oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg bersama pimpinan kedua universitas di Istanbul pada 14 dan 16 Oktober 2025. Rektor Istanbul University Prof Dr Osman Bülent Zülfikar, menandatangani MoU pada 14 Oktober 2025.





Sementara itu, penandatanganan MoU dengan Istanbul Ticaret University dilakukan di Kampus Sâdâbât Sütlüce, dilakukan Wakil Rektor Prof Dr Hanifi Parlar. Penandatanganan turut disaksikan sejumlah pejabat universitas setempat, di antaranya Kepala Unit Komunikasi Mahasiswa Internasional Mesut Olgun dan Kepala Departemen Komunikasi Korporat Recep Yeter.





Kerja sama tersebut mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, program pascadoktoral, seminar internasional, hingga pelatihan akademik jangka pendek. Program pertukaran mahasiswa dijadwalkan mulai berjalan pada tahun akademik 2025/2026, dengan kebijakan pembebasan biaya kuliah di universitas mitra serta dukungan fasilitas akademik dari masing-masing pihak.





“Alhamdulillah, kunjungan kami ke Istanbul juga difasilitasi oleh KJRI. Kami berdiskusi tentang peluang riset sejarah hubungan Indonesia–Turki pada masa Kesultanan Utsmani dan potensi kolaborasi ke depan, termasuk penerjemahan manuskrip dan buku ke dalam bahasa Indonesia dan Turki,” tambah Mujiburrahman.





-




Ia menegaskan, langkah ini sejalan dengan visi UIN Ar-Raniry menuju World Class University (WCU). Kerja sama lintas negara diharapkan menjadi jembatan bagi sivitas akademika untuk berkiprah di tingkat global tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X