Banda Aceh (Aentenews) - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa peran Indonesia dalam menciptakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi adalah amanat pembukaan UUD 1945, dan Palestina merdeka adalah kewajiban sejarah Indonesia.
"Palestina merdeka adalah kewajiban sejarah kita. Palestina adalah satu-satunya negara peserta Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955 yang belum merdeka, dan merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia," katanya di Banda Aceh, Rabu.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Muzani pada kuliah umum Empat Pilar Kebangsaan di Gedung AAC Dayan Dawood, Kopelma Darussalam Banda Aceh.
Menurut Muzani, keterikatan Indonesia dengan Palestina bukan hanya persoalan keimanan, tetapi juga persoalan konstitusi, kemanusiaan, dan kewajiban sejarah.
"Itu sebabnya Indonesia tidak akan mengakui Israel, tidak akan berhubungan dengan Israel, kalau bangsa Palestina belum merdeka sebagai negara berdaulat. Ini adalah sikap tegas yang diucapkan dan dipidatokan oleh Presiden," ucap Ketua MPR RI.
Ahmad Muzani dalam kuliah umum itu memaparkan peran, tugas, dan fungsi MPR yang vital dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia kemudian menarik garis tegas antara perdamaian, persatuan, dan pembangunan.