Banda Aceh (Aentenews) - Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi Aceh yang sejalan dengan syariat Islam.
Pada kegiatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertema "Mengajar dan Sosialisasi Pasar Modal Syariah" di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat, Wagub mengapresiasi penyelenggaraan edukasi keuangan tersebut.
“Kegiatan ini sangat relevan, bukan hanya bagi kalangan akademisi, tetapi juga bagi arah pembangunan ekonomi Aceh yang berlandaskan syariat Islam,” ujarnya.
Fadhlullah, sapaan akrab Dek Fath menegaskan bahwa perkembangan ekonomi global menuntut generasi muda memiliki literasi keuangan yang baik.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK tahun 2024, indeks literasi keuangan nasional mencapai 65,43 persen, dengan inklusi keuangan sebesar 75,02 persen.
“Di Aceh, literasi keuangan syariah memang menunjukkan tren positif, namun masih perlu diperluas agar anak muda mampu mengambil keputusan finansial yang cerdas, sehat, dan sesuai prinsip syariah,” kata Fadhlullah.
Wagub menyoroti program pencanangan 2.000 mahasiswa Universitas Syiah Kuala berinvestasi sebagai langkah awal yang baik.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa akan melahirkan generasi muda Aceh yang cerdas serta akan membantu mencetak ekosistem keuangan yang lebih sehat, mendukung pertumbuhan UMKM, dan memperluas akses pembiayaan syariah.