Banda Aceh (Aentenews) - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhulullah memastikan keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sejalan dengan operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) agar langsung tercipta perputaran ekonomi di tingkat gampong (desa--red).
“Dimana ada dapur MBG, di situ harus ada koperasi, sehingga perputaran ekonomi bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya saat membuka Rapat Konsolidasi Satuan Tugas (Satgas) Nasional, provinsi serta kabupaten/kota se-Aceh di Banda Aceh, Selasa.
Pada rapat konsolidasi itu sebagai upaya percepatan pelaksanaan Kopdes Merah Putih, Wagub Fadhulullah yang akrab disapa Dek Fadh itu menargetkan sebanyak 600 Kopdes, sesuai dengan jumlah dapur MBG di Aceh dapat berjalan beriringan.
Wagub menegaskan bahwa rapat konsolidasi ini merupakan wujud sinergi seluruh pihak dalam mendukung percepatan pelaksanaan Kopdes Merah Putih di Aceh.
Salah satu target utama yang dicanangkan adalah membangun sebuah sistem terpadu untuk memudahkan monitoring Kopdes, yang juga terintegrasi dengan program Badan Gizi Nasional (BGN), yaitu dapur MBG.
“Kita menargetkan terbentuknya satu software yang dapat memudahkan monitoring Kopdes Merah Putih sekaligus terhubung dengan program BGN, yaitu dapur MBG,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Azhari menjelaskan Kopdes Merah Putih merupakan wadah yang dibentuk Presiden RI untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di masa depan. Hingga kini sudah ada 6.497 Kopdes Merah Putih di Aceh yang berbadan hukum.