Ditegaskannya, vendor nakal dan bermain main dalam pelaksanaan proyek hunian sementara (Huntara) dipastikan akan diputuskan kontraknya.
Di sisi lain Isroil menyampaikan kepada masyarakat bahwa mengaku BNPB tidak akan membatasi jumlah pembangunan Huntara untuk korban bencana di Aceh Timur. Pembangunan akan dilakukan sesuai dengan data yang masuk dan telah diverifikasi.
"Jika masih ada masyarakat korban bencana yang belum terdata, maka masih terbuka peluang masuk dalam pendataan selanjutnya dan akan dibangunkan Huntara,” ungkapnya.
Aentenews by Farid Ismullah.