Rabu, 30 September 2026

Mahasiswa minta masyarakat perkuat solidaritas ditengah bencana

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Selasa, 16 Desember 2025 | 17:45 WIB



Faris menyayangkan munculnya ekspresi dan narasi yang bernada ancaman serta kekecewaan kolektif berbasis identitas. Ia menilai hal tersebut berpotensi memperburuk situasi psikologis warga yang sudah terdampak bencana.





“Kalau masyarakat terpecah, yang rugi adalah kita semua. Bantuan bisa terhambat, relawan bisa terintimidasi, dan korban justru makin terabaikan,” katanya.





Ia mengajak masyarakat Tanoh Gayo dan daerah sekitar untuk kembali pada nilai empati dan kearifan lokal dalam menyikapi musibah. Faris menekankan bahwa kritik dan kekecewaan boleh disampaikan, namun harus diarahkan secara dewasa dan tidak menyeret identitas kesukuan.





“Bencana ini ujian kemanusiaan. Cara kita bersikap hari ini akan menentukan apakah kita lulus sebagai masyarakat yang beradab atau justru gagal karena emosi sesaat,” pungkas Faris.





Faris berharap masyarakat dapat menjadi penyejuk di tengah krisis, menjaga suasana tetap kondusif, serta memastikan fokus utama tetap pada keselamatan dan pemulihan warga terdampak.//Redaksi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Catat status Aceh Tengah untuk 90 hari kedepan

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 00:41 WIB

Dampak bencana, 10.914 penduduk Aceh Tengah terisolir

Jumat, 16 Januari 2026 | 23:01 WIB

Terpopuler

X