Rabu, 30 September 2026

Pemkab Aceh Tengah usul akhiri belajar di tenda darurat

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Rabu, 10 Juni 2026 | 22:26 WIB
Foto ilustrasi . sekolah sementara pasca bencana di Aceh.
Foto ilustrasi . sekolah sementara pasca bencana di Aceh.


Banda Aceh (Aentenews) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah memperjuangkan percepatan pemulihan sektor pendidikan terdampak bencana alam banjir dan longsor dengan mengajukan lima usulan prioritas kepada pemerintah pusat dan salah satunya fokus untuk mengakhiri proses belajar mengajar di tenda darurat. 





Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, usai bertemu dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta pada 8 Juni 2026.





Pertemuan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, didampingi Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana Direktorat SMP, Cepi Lukman dan jajaran Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan tersebut mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.





Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyampaikan lima usulan prioritas terkait relokasi dan rehabilitasi sekolah terdampak bencana.





"Hari ini kami menyampaikan lima item proposal terkait relokasi sekolah TK, SD, dan SMP. Alhamdulillah sudah mendapat penjelasan dari Pak Dirjen dan langsung ditindaklanjuti. Tugas kami di daerah adalah menyiapkan lahan, dan saat ini sedang berproses. Insya Allah segera selesai. Tim dari kementerian juga terus hadir dan mendampingi Kabupaten Aceh Tengah", kata Haili Yoga.





Dari data yang disampaikan,  terdapat 17 sekolah yang harus direlokasi karena berada di zona merah, terdiri dari lima sekolah taman kanak-kanak (TK), sepuluh sekolah dasar (SD), dan dua sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, sebanyak 238 sekolah membutuhkan rehabilitasi atau perbaikan, meliputi 27 TK, 174 SD, dan 37 SMP.





Menurut Haili Yoga, sejumlah sekolah di wilayah terdampak bencana, termasuk di beberapa kecamatan terutama Kecamatan Linge, seperti di Kampung Reje Payung yang sempat menjadi perhatian publik karena kegiatan belajar mengajar berlangsung di tenda, harus segera direlokasi demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Catat status Aceh Tengah untuk 90 hari kedepan

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 00:41 WIB

Dampak bencana, 10.914 penduduk Aceh Tengah terisolir

Jumat, 16 Januari 2026 | 23:01 WIB
X