Rabu, 30 September 2026

Dampak bencana, 10.914 penduduk Aceh Tengah terisolir

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Jumat, 16 Januari 2026 | 23:01 WIB


Foto Ist





Takengon (Aentenews) -  Sebanyak 10.914 penduduk di 24 desa di Kabupaten Aceh Tengah hingga kini masih mengalami keterisolasian akibat bencana banjir dan longsor,  pada akhir November 2025.





Pemerintah terus berupaya memulihkan akses jalur darat ke sana. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, tercatat wilayah yang masih terisolir tersebar di Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge.





"Total penduduk yang terdampak mencapai 10.914 jiwa,” kata Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, 15 Januari 2026.





Di Kecamatan Bintang, satu desa yang masih terisolir adalah Desa Serule dengan jumlah penduduk terdampak sebanyak 582 jiwa. Akses menuju desa tersebut, kata Murthalamuddin, belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat akibat timbunan longsor pada badan jalan.





Selanjutnya, Kecamatan Ketol menjadi wilayah dengan desa terisolir terbanyak. Desa-desa yang terdampak meliputi Bergang, Karang Ampar, Pantan Reduk, Serempah, Bah, Bintang Pepara, Buge Ara, Kekuyang, dan Burlah, dengan total penduduk terdampak mencapai 4.951 jiwa. Keterisolasian di wilayah ini disebabkan karena terputusnya jembatan serta longsor yang menutup badan jalan.





“Sebagian desa sudah mulai bisa dilalui kendaraan roda dua seperti desa Serempah dan Bah, namun akses roda empat masih belum dapat melintas,” ujar Murthalamuddin.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Catat status Aceh Tengah untuk 90 hari kedepan

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 00:41 WIB

Dampak bencana, 10.914 penduduk Aceh Tengah terisolir

Jumat, 16 Januari 2026 | 23:01 WIB
X