Dalam kesempatan itu, kata Joko, Kapolda Aceh juga meninjau progres pembangunan jalan dan drainase. Fasilitas penunjang tersebut diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga kawasan huntap dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang nantinya menempati rumah tersebut.
Joko menyebutkan, hunian tetap tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang, sekaligus upaya membantu masyarakat agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni.
"Pembangunan rumah atau huntap Polri Presisi ditargetkan paling lambat selesai pada akhir tahun ini. Dengan demikian, sebanyak 250 rumah pada tahap pertama diharapkan dapat selesai seluruhnya dan sudah dapat ditempati pada awal tahun nanti," pungkasnya.
Aentenews by Ampelsa