Rabu, 30 September 2026

Kepada Satgas PRR, penyintas bencana dipedalaman Aceh Tamiang butuh air bersih

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Sabtu, 4 April 2026 | 23:21 WIB
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian, saat berkunjung  di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026). Foto Satgas PRR
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian, saat berkunjung di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026). Foto Satgas PRR


Aceh Tamiang (Aentenews) – Penyintas bencana di daerah terisolir Aceh Tamiang, provinsi Aceh meminta kepada pemerintah untuk segera dibangun fasilitas air bersih berupa sumur bor dan hunian tetap (huntap). 





Hal itu disampaikan warga penyintas bencana kepada Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian, saat berkunjung  di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (4/4/2026).





Dalam kesempatan tersebut, Tito menyerap langsung aspirasi penyintas bencana yang meminta segera dibangun fasilitas air bersih sumur bor dan hunian tetap (huntap). “Sebagian besar masyarakat ingin dibuatkan huntap komunal, lantaran mayoritas penyintas tinggal di daerah rawan banjir dan luapan Sungai,” kata Ketua Satgas PRR Tito.





Tito memahami keinginan warga tidak ingin penyintas bencana di Desa Sekumur tersebut terterlalu  lama menjalani hidup getir pascabencana. Sebab, katanya, penyintas bencana di Desa Sekumur sempat mengalami keterisolasian cukup lama, karena akses jalan yang sulit dijangkau akibat longsor dan lumpur dari dampak bencana hidrometeorolgi yang menimpa Aceh Tamiang pada akhir November 2025





Dikatakannya, sepulang dari Aceh Tamiang akan segera berkoordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk membahas rencana pembangunan huntap di Desa Sekumur.  





Selain itu, Tito juga akan segera berkomunikasi dengan PT Perkebunan Semadam yang berlokasi dekat dengan Desa Sekumur, agar berkenan memberikan sebagian wilayah Hak Guna Usaha (HGU) untuk didirikan huntap.





"Kalau sudah clear masalah tanahnya maka tinggal dibersihkan, land clearing dari kabupaten, dan setelah itu nanti dibangunkan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait. Beliau sudah minta terus datanya kepada saya," kata Tito seusai menyalurkan bantuan,  Sabtu (4/4/2026) kepada penyintas bencana.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Lantai Huntara di Aceh Tamiang perlu diperkuat

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:44 WIB
X