aceh-tamiang

Realisasi pembangunan huntara di Aceh Tamiang

Minggu, 1 Maret 2026 | 02:01 WIB



"DTH tahap 1 sudah dilakukan pencairan. Mereka menerima Rp 600 ribu per KK per bulan sampai menerima hunian tetap. Sementara tahap 2 dan tahap 3 sedang dalam proses verifikasi dan validasi penerima," ujarnya.





Selain itu, bantuan bersumber dari Kementerian Sosial juga telah  disalurkan,  yakni santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia bencana hidrometeorologi masing-masing sebesar Rp 15 juta kepada 114 ahli waris. Santunan bagi korban luka berat saat ini masih berproses validasi data di tingkat kabupaten. 





Sedangkan bantuan lain dari Kementerian Sosial yang sudah diajukan, Armia menyampaikan bantuan stimulan bagi kepala keluarga dengan kriteria rumah rusak berat sebanyak 1.286 unit bersumber dari data bersih bagian pertama dan hasil verifikasi, validasi lapangan SK BNBA Tahap I. 





Bantuan yang diusulkan berupa stimulan ekonomi sebesar Rp 5 juta per KK, bantuan pengganti perabotan rusak sebesar Rp 3 juta per KK. Bantuan ini masih belum terealisasi.





"Mohon bantuan bapak Mendagri agar progres pembangunan huntara, huntap serta bantuan stimulan bagi warga kami bisa lebih cepat. Sesuai target kita lebaran nanti tidak boleh ada warga yang masih tinggal di tenda darurat," tuturnya.





Terakhir, sambung Armia, ada 1.286 KK yang sudah diusulkan menerima bantuan jatah hidup dan biaya ganti perabotan. Nantinya jadup ini disediakan sesuai dengan jumlah jiwa dalam masing-masing keluarga, yakni sebesar Rp 450 ribu per orang per bulan.





"Kemudian, 588 KK yang menghuni huntara Danantara di Kampung Simpang Empat ini, sudah diusulkan sebagai penerima bantuan stimulan ekonomi dari Kemensos sebesar Rp 5 juta per KK," imbuhnya.





Aentenews by Ampelsa.

Halaman:

Tags

Terkini

Lantai Huntara di Aceh Tamiang perlu diperkuat

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:44 WIB