"Apakah pemerintah tidak paham. Kalau sampai hari ini jika masih ada sekolah belum dibersihkan dari genangan lumpur, kemudian masa libur berakhir di tanggal 4 Januari 2026. Bisakah proses belajar dan mengajar berjalan"? ujar Saiful.
Lambannya penanganan pascabencana juga dipertanyakan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadhlon.
" Penanganan pascabencana seperti pembersihan material lumpur di pemukiman memang mulai dilakukan, tapi saya lihat agak lamban. Kita hari ini lagi berburu dengan waktu," ujarnya.
Selain itu, rumah ibadah seperti masjid dan mushalla juga harus segera dibersihkan, karena hingga saat ini masih ada yang belum ditangani."Tak lama lagi warga akan menghadapi puasa Ramadhan. Ini yang saya khawatirkan jika pemerintah lamban, " kata Fadhlon. //Redaksi.