“Awalnya fokus kami adalah pelestarian orangutan. Namun, kami melihat ada potensi ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan alam yang ada. Dari situlah budidaya madu mulai dikembangkan sejak 2021,” terangnya.
Yayasan Ekosistem Lestari turut mendampingi masyarakat dalam pengembangan usaha tersebut. Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi orang utan dengan memanfaatkan potensi alam secara berkelanjutan.
Sementara itu, peternak lebah madu asal Amerika Serikat, Joshua, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha budidaya lebah madu. Menurutnya, Indonesia memiliki beragam jenis lebah madu yang dapat dikembangkan.
“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar karena memiliki banyak jenis lebah madu. Bahkan, ada lebih dari 20 jenis yang berpotensi untuk dibudidayakan,” ungkapnya.
Aentenews by Ampelsa