Petani memotong tanaman padi gagal panen untuk makanan ternak di Aceh Besar. Aentenews Foto/Ampelsa
Aceh Besar ( Aentenews) - Sejumlah petani terpaksa memotong tanaman padi yang mengalami gagal panen atau puso untuk makanan ternak sebagai dampak lahan sawah mengalami kekeringan akibat kemarau di wilayah kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
Petani menyatakan, tahun ini sebagian petani di daerah itu lebih awal memanen padi. Namun, tanaman padi yang dipanen itu bukan diproses untuk dijadikan beras konsumsi, melainkan sebagai makanan ternak karena gagal panen atau puso dampak dari kekeringan.
Pemantauan Aentenews di beberapa desa dalam wilayah kecamatan Suka Makmur dan Ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar, Senin ( 24/8) , tanaman padi yang gagal panen untuk makanan ternak itu pada umumnya sudah berbuah. Namun bulir padi itu tidak sempurna atau hampa.
Menurut Arasyid, petani di desa Aneuk Galong Baru, kecamatan Suka Makmur, kabupaten Aceh Besar, tanaman padinya terpaksa dipotong untuk makanan ternak dari pada dibiarkan mengering di lahan sawah.
“Batang tanaman padi masih hijau dan lebih baik dipotong untuk makanan ternak. Meskipun tergolong rugi , dari pada tidak ada hasil sama sekali ,”kata Arasyid .
Arasyid yang dijumpai saat memotong tanaman padi gagal panen, mengaku memiliki lahan sawah sekitar dua hektare dan semuanya mengalami puso atau gagal panen. Dampak dari gagal panen ini petani tersebut mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 juta dengan rincian pengeluaran untuk biaya membajak sawah, pengadaan bibit dan pupuk, belum termasuk biaya tambahan lainnya.