Kendati demikian, Mak Uning menyebut "Minggu Akhe" menjelang Ramadhan ini lebih bermakna rekreasi bersama keluarga, karena nanti selama sebulan penuh puasa Ramadhan fokus kepada ibadah.
Om Man, warga Gampong Doi Kota Banda Aceh, menjelaskan pada awalnya, masyarakat biasanya beramai-ramai berwisata ke pantai, bahkan ada yang berkemah, kemudian makan siang bersama sambil menyantap kuliner khas Aceh Besar yakni "Kuah Beulangong". Menu " Kuah Beulangong" dimasak oleh anak muda di pantai.
Kini masyarakat yang datang ke pantai hanya sekadar untuk "healing" atau bersantai bersama keluarga dan kerabat sebagai bentuk relaksasi sebelum memasuki bulan puasa yang penuh dengan ibadah.
Namun, para ulama tetap mengingatkan agar tradisi ini diisi dengan aktivitas yang positif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam, karena Ramadhan seharusnya disambut dengan persiapan yang baik baik secara fisik maupun spiritual.
Tak heran, jika pekan-pekan akhir menjelang puasa Ramadhan, hampir semua objek wisata di Aceh ramai dikunjungi warga untuk berekreasi bersama keluarga maupun komunitas masyarakat di daerah itu.
//Redaksi.