"Indonesia dan negara-negara ASEAN telah membuktikan bahwa dialog, penghormatan terhadap kedaulatan, dan prinsip-prinsip multilateralisme adalah jalan terbaik. Kita harus bersama-sama mencegah agar pendekatan kekerasan tidak menjadi norma dalam hubungan antarbangsa," katanya.
Syahrul juga mendukung sikap Pemerintah Indonesia yang mendorong seluruh pihak segera menghentikan aksi militer dan kembali menempuh jalur perundingan. Ia turut meminta Dewan Keamanan PBB mengambil langkah konkret untuk mencegah meluasnya konflik serta memastikan perlindungan terhadap warga sipil.
"Perdamaian tidak akan pernah lahir dari bom dan peluru. Ia hanya bisa lahir dari keberanian untuk duduk bersama, mendengar, dan menghormati satu sama lain. Indonesia harus berada di garda depan menyuarakan itu," pungkas legislator dari Daerah Pemilihan Riau tersebut.
Aentenews by Ampelsa