Rabu, 30 September 2026

DPR RI kutuk serangan AS menyasar fasilitas sipil Iran

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Minggu, 19 Juli 2026 | 22:20 WIB
Foto Dok DPR RI
Foto Dok DPR RI


Jakarta ( Aentenews) - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengutuk keras serangan Amerika Serikat (AS) yang menyasar sejumlah fasilitas sipil di Iran yang mengakibatkan korban dari kalangan warga.





"Saya mengutuk dengan sekeras-kerasnya penggunaan kekuatan militer yang menyasar infrastruktur sipil dan menimbulkan korban dari warga tidak berdosa. Tidak ada pembenaran apa pun untuk serangan yang menewaskan dan melukai warga sipil," tegas Syahrul dalam keterangannya yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, akhir pekan ini (18/7).





Berdasarkan laporan media internasional, serangan yang terjadi pada Kamis (16/7/2026) menyasar sejumlah infrastruktur sipil, termasuk bandara, stasiun kereta api, dan dua jembatan di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan masyarakat sipil.





Menurut Syahrul, meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz, seharusnya disikapi dengan mengedepankan dialog, bukan tindakan militer yang berisiko memperluas konflik.





"Di saat dunia membutuhkan lebih banyak dialog dan diplomasi, kita justru melihat kekerasan yang kembali menelan korban sipil. Ini adalah kemunduran bagi peradaban dan hukum internasional," ujar Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS tersebut.





Ia menegaskan penyelesaian sengketa internasional harus tetap berlandaskan hukum internasional, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta perlindungan terhadap warga sipil. Karena itu, Syahrul mengajak seluruh negara, khususnya anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menolak penggunaan kekerasan sebagai instrumen penyelesaian konflik.





Menurutnya, Indonesia bersama negara-negara ASEAN telah menunjukkan bahwa pendekatan dialog, penghormatan terhadap kedaulatan, dan multilateralisme merupakan cara yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas kawasan maupun hubungan antarnegara.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

TNI AL apel siaga wujud kesiapsiagaan hadapi bencana 

Kamis, 10 September 2026 | 20:27 WIB
X