KKP juga memberikan satu unit Brine Refinery System (BRS) kepada Kelompok Baro Hudep di Gampong Cebrek serta menyalurkan 180 unit tunnel garam geomembran kepada sembilan kelompok usaha garam di Gampong Cebrek, Peukan Soet, dan Ara.
Selain itu, dibangun saluran produksi garam sepanjang 2.150 meter di kawasan lahan garam Gampong Ara, Pasi Ie Leubeue, dan Keude Ie Leubeue. Pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan satu unit Gudang Garam Rakyat di Gampong Cebrek.
Pidie merupakan salah satu sentra produksi garam rakyat di Aceh. Pada 2025, produksi garam di daerah itu mencapai 5.737.894 kilogram atau sekitar 50 persen dari kebutuhan garam Provinsi Aceh.
Kunjungan tersebut diharapkan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah, penyuluh perikanan, serta kelompok usaha garam rakyat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing produksi garam.//Aentenews by Amir Sagita.