Sekda Pidie Samsul Azhar menyerahkan piala kepada juara pertama lomba takbir untuk Kecamatan Mutiara, Selasa (26/5/2026) (Foto.Amir Sagita).
Sigli (Aentenews) - Wakil Bupati (Wabup) Pidie Al Zaizi menyampaikan bahwa malam takbiran menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mengagungkan asma Allah SWT sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan wabup saat melepas peserta Pawai Gema Takbir Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M di halaman Masjid Agung Al-Falah Sigli, Selasa malam (26/5). Kegiatan tahunan tersebut berlangsung meriah sebagai bagian dari syiar Islam dan perayaan malam Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Pidie.
“Melalui gema takbir ini, kita bersama-sama mengagungkan asma Allah SWT serta memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari syiar Islam yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” kata Al Zaizi.
Ia juga mengapresiasi antusiasme panitia, peserta, dan masyarakat yang ikut menyukseskan pelaksanaan pawai gema takbir. Menurutnya, semangat masyarakat mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya nilai religius dan kebersamaan di Kabupaten Pidie.
Pawai gema takbir mengambil rute dimulai dari halaman Masjid Agung Al-Falah Sigli menuju Pendopo Wakil Bupati Pidie, kemudian memutar ke Simpang Losmen Riza, melintasi jalan dua jalur Jalan Prof. A. Majid Ibrahim ke arah Beureunuen, berputar di depan Polsek Mutiara Timur, dan kembali finis di halaman masjid.
Berdasarkan hasil keputusan dewan hakim, penilaian lomba dilakukan berdasarkan kreativitas, kekompakan, kesesuaian tema, keindahan dekorasi, serta keharmonisan suara gema takbir peserta.