Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat meninjau jembatan gantung Baro Raya Yaman dan Gampong Tiba Mesjid, Sabtu (7/2/2026) (Foto.IST)
Sigli (Aentenews) - Jembatan Gantung Gampong Baro Yaman–Mesjid Tiba yang menghubungkan Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Mutiara Timur resmi dioperasikan, Sabtu, 7 Februari 2026. Kehadiran jembatan ini menjadi akses baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun bergantung pada jalur terbatas untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sebelum jembatan dibangun, mobilitas warga—khususnya petani, pelajar, serta masyarakat yang hendak mengakses layanan pendidikan dan kesehatan—kerap terkendala jarak dan waktu tempuh. Kondisi tersebut semakin sulit saat musim hujan, ketika jalur alternatif sulit dilalui dan berisiko terhadap keselamatan warga.
Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah dan diawali dengan prosesi adat pesijuk sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur tersebut.
Pemerintah Kabupaten Pidie menilai pembangunan jembatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan pedesaan.
Bupati Sarjani mengatakan jembatan gantung tersebut memiliki fungsi strategis bagi masyarakat di kedua kecamatan. Menurut dia, jembatan tidak hanya menjadi sarana fisik penghubung wilayah, tetapi juga memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Jembatan ini diharapkan dapat membantu distribusi hasil pertanian serta mempermudah akses warga terhadap layanan dasar,” ujar Sarjani.