“Meski di tengah musibah banjir, semangat mereka tidak luntur. Terbukti, 221 atlet berhasil lolos dan berhak tampil di PORA Aceh Jaya,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Muhammad juga menyampaikan permohonan maaf kepada atlet dan pelatih apabila pelayanan KONI belum maksimal. Ia menyebut, bencana banjir sempat menghambat administrasi dan proses pemulangan atlet, namun pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Pidie, Ridwan, mengatakan rapat pleno tersebut juga membahas evaluasi kinerja kepengurusan KONI Pidie. Menurutnya, evaluasi dilakukan untuk memastikan pengurus yang terlibat benar-benar aktif dan berkomitmen memajukan olahraga daerah.
“Pengurus yang tidak aktif dan tidak menunjukkan kinerja akan dievaluasi, bahkan dicoret. Kita ingin KONI diisi oleh orang-orang yang mau bekerja,” tegas Ridwan.
Ia menambahkan, evaluasi merupakan langkah wajar dalam sebuah organisasi, mengingat jumlah pengurus cukup banyak, namun tingkat kehadiran dalam kegiatan dan rapat masih rendah.
“Sejak awal sudah kami sampaikan, jika tidak mampu bekerja silakan mengundurkan diri. Ini demi kemajuan KONI Pidie ke depan,” pungkasnya.//Amir Sagita.