Rabu, 30 September 2026

Piala Dunia semakin dekat, simak pesan Kapolda Aceh

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Rabu, 3 Juni 2026 | 13:23 WIB



Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak menunjukkan fanatisme berlebihan dalam mendukung tim favoritnya. Perbedaan pilihan tim merupakan hal yang wajar dalam olahraga dan harus disikapi secara dewasa, santun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.





"Jangan karena berbeda dukungan kemudian saling mengejek, menghina, menyebarkan ujaran kebencian, atau melakukan provokasi yang dapat memicu konflik. Sepak bola harus menjadi sarana pemersatu, bukan justru menimbulkan perpecahan maupun gangguan kamtibmas," katanya.





Kapolda juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan euforia berlebihan apabila tim yang didukung meraih kemenangan, seperti konvoi kendaraan di jalan raya, menyalakan petasan, ataupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.





Sebaliknya, apabila tim yang didukung mengalami kekalahan, masyarakat diminta tetap bersikap dewasa dan sportif serta tidak melampiaskan kekecewaan dengan melakukan tindakan anarkis maupun pengrusakan fasilitas umum.





"Kami mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan pengrusakan terhadap fasilitas tempat menonton bersama, warung kopi, kafe, videotron, maupun fasilitas umum lainnya hanya karena kecewa tim yang didukung mengalami kekalahan. Tindakan seperti itu tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga dapat berimplikasi hukum," tegasnya.





Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga mengimbau masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola tempat umum agar mematuhi ketentuan terkait hak siar Piala Dunia 2026. Penayangan pertandingan secara publik maupun untuk kepentingan komersial harus dilakukan sesuai ketentuan.





"Kami juga mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk menghormati ketentuan hak siar yang berlaku. Pastikan setiap kegiatan nonton bareng atau penayangan publik dilakukan sesuai aturan. Jangan sampai antusiasme menyaksikan Piala Dunia justru berujung pada persoalan hukum," ujarnya.





Lebih lanjut, Kapolda Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah. Menurutnya, semangat mendukung tim favorit harus tetap sejalan dengan pelaksanaan Syariat Islam, norma kesopanan, etika bermasyarakat, serta budaya saling menghormati yang telah menjadi identitas masyarakat Aceh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Barcelona gagal ke puncak

Senin, 6 Oktober 2025 | 08:13 WIB

Terpopuler

X