Jawa Timur (Aentenews) - Indonesia dan Australia memperkuat kerjasama pertahanan melalui Latihan Gabungan Bersama (Latgama) Keris Woomera 2026 TNI AL dengan Angkatan Bersenjata Australia, Australian Defence Force (ADF) di Pantai Banongan, Situbundo, Jawa Timur.
TNI Angkatan Laut melaksanakan demonstrasi operasi pendaratan amfibi dalam Latihan Gabungan Bersama dengan Angkatan Bersenjata Australia / Australian Defence Force (ADF) di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, pada Kamis (15/10/2026).
Dikutip dari siaran resmi Website TNI, Jumat, (16/10/2026), disebutkan Latgama diawali penyisipan unsur laut (surface insertion) dan pengintaian menggunakan KRI Sultan Iskandar Muda-367, HMAS Choules, HMAS Stalwart, dan HMAS Perth.
Pelaksanaan Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit serta memperkuat interoperabilitas TNI dan ADF dalam melaksanakan operasi gabungan.
Kehadiran TNI AL dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi dan kerja sama pertahanan, sekaligus mendukung diplomasi militer Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Latihan (Dirlat) Kodiklat TNI Brigjen TNI Kamil Bahren Pasha, mewakili Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, didampingi Commander Landing Force ADF Colonel Mark Tutton, serta juga dihadiri Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan.
Selanjutnya, Denipam (Taifib) Marinir, Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska), bersama Maritime Tactical Operations (MTO) ADF melaksanakan pembersihan pantai (beach clearance).