nasional

Menjaga Performa Optimal Mobil Hybrid Saat Musim Hujan Tiba

Senin, 5 Oktober 2026 | 23:11 WIB
Tips Merawat Mobil Hybrid selama musim Hujan / foto Promedia (foto Promedia)

(Aentenews)  - Memasuki musim hujan, pemilik kendaraan elektrifikasi perlu memberikan perhatian ekstra, terutama pada sektor eksterior, kolong, hingga sistem penggerak elektrifikasinya.

Air hujan yang bersifat asam serta risiko genangan tinggi menuntut penanganan yang tepat agar komponen vital tetap berfungsi optimal. Berikut langkah merawat mobil Hybrid selama musim Hujan.

Perawatan Bodi dan Eksterior Air hujan yang membasahi bodi mobil sebaiknya tidak dibiarkan mengering begitu saja karena kandungan asamnya dapat merusak lapisan cat dan memicu timbulnya korosi.

Segera bilas kendaraan dengan air bersih setelah beraktivitas di tengah cuaca basah, lalu keringkan menggunakan kain mikrofiber lembut.

Hindari mengelap bodi dalam kondisi kering karena partikel debu yang terbawa air hujan berisiko menimbulkan baret halus.

Selain itu, periksa kondisi karet perapat pada pintu dan jendela guna mengantisipasi kebocoran air ke dalam kabin, serta pastikan karet wiper masih lentur agar visibilitas pandangan ke depan tidak terganggu saat hujan deras.

Perawatan Sektor Mesin dan Kelistrikan

 
Mobil hybrid memadukan mesin konvensional dengan motor listrik serta perangkat baterai bertegangan tinggi yang sensitif.

Pemilik diimbau untuk tidak mencuci area ruang mesin secara sembarangan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi guna mencegah masuknya air ke soket kelistrikan.

Jika bagian mesin kotor akibat cipratan lumpur, serahkan proses pembersihannya kepada teknisi profesional di bengkel resmi. Pemilik juga harus menghindari jalanan terendam banjir yang melebihi setengah roda guna melindungi komponen kontrol elektrik dan kabel utama dari risiko korsleting.

Seperti dikutip dari PT Toyota-Astra Motor pada Senin 5 Oktober 2026, pengendara diingatkan untuk tidak mempercepat atau menghentikan laju kendaraan secara mendadak saat melewati genangan agar air tidak masuk ke dalam ruang mesin.

Pemeriksaan Komponen Pendukung
Kinerja sistem pendingin atau radiator dan cairan coolant harus rutin diperiksa untuk memastikan suhu operasional baterai dan inverter tetap stabil.

Selain itu, sektor kaki-kaki seperti pengereman regeneratif dan cengkeraman ban wajib dicek secara berkala karena jalanan yang basah dan licin memerlukan traksi maksimal demi keamanan berkendara.

Pemilik juga dianjurkan untuk selalu menggunakan bahan bakar beroktan tinggi sesuai rekomendasi pabrikan guna menjaga kebersihan ruang bakar dari penumpukan kerak sisa pembakaran yang kerap menurunkan efisiensi mesin.

Halaman:

Tags

Terkini

Gempa M 6,1 guncang Sumba Barat Daya, kedalaman 10 Km

Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:50 WIB