Menurutnya, Kemenhaj bersama seluruh petugas haji di Daerah Kerja Madinah terus mengoptimalkan layanan akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga layanan bandara guna memastikan proses kepulangan berjalan lancar hingga kloter terakhir.
Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah yang saat ini berada di Madinah agar memberikan perhatian khusus terhadap dokumen perjalanan, terutama paspor. Jemaah diminta memastikan paspor tersimpan dengan aman dan mudah diakses selama proses kepulangan.
“Paspor merupakan dokumen utama yang harus dijaga hingga jemaah tiba kembali di Indonesia. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan baik dan tidak tertinggal,” katanya.
Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan dengan cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan berlebihan.
Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan kepada jemaah di tanah air sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Aentenews by Ampelsa
Makkah (Aentenews) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyatakan fase pemulangan gelombang ke dua jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Tanah Air sudah mencapai 48 persen.
Hingga Selasa (16/6/2026), sebanyak 261 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan jumlah 101.391 jemaah dan 1.042 petugas. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah diterbangkan menuju Indonesia mencapai 102.433 orang.