Ayumiati menambahkan, konferemnsi ditutup dengan sesi rekomendasi untuk pengambil kebijakan dan rencana tindak lanjut, termasuk publikasi makalah dalam prosiding internasional serta penjajakan kerja sama riset antar kampus dan lembaga pengelola zakat dan wakaf.
“Dengan suksesnya AISZAWA 2025 ini, FEBI UIN Ar-Raniry semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat unggulan dalam pengembangan ilmu ekonomi Islam, khususnya dalam bidang filantropi Islam yang strategis”. Pungkasnya.
Rilis Humas UIN