Rabu, 30 September 2026

M Adli Abdullah Dukung Fadli Zon yang Mau Garap Film Kekaisaran Ottoman & Kerajaan Aceh

Photo Author
Administrator, AenteNews.com
- Jumat, 11 April 2025 | 21:35 WIB






Banda Aceh - Keinginan Menbud Fadli Zon untuk Bikin Film Kekaisaran Ottoman & Kerajaan Aceh perlu didukung oleh seluruh elemen bangsa. Karena melalui media film ini dapat mempererat kembali hubungan budaya antara Turki dan Indonesia dan mendorong upaya bersama dalam pelestarian warisan budaya, kolaborasi seni, pertukaran akademik dan riset, pembangunan kapasitas dalam manajemen talenta budaya, sastra, dan budaya kontemporer seperti film, musik, dan budaya digital.





"Persahabatan Indonesia-Turki, memiliki sejarah persahabatan yang panjang, dimulai sejak kurun ke 16 dengan Kerajaan Aceh, meskipun hubungan diplomatik resmi dengan Indonesia baru pada 1950. Tetapi Kerajaan Aceh dan Kerajaan Turki Utsmani menjalin hubungan diplomatik dan kerja sama yang erat selama berabad-abad. Hubungan ini berlangsung dalam rangka melawan penjajah barat di Asia Tenggara," ungkap sejarawan nasional Dr M Adlo Abdullah di Banda Aceh, Jumat (11/4/2025).





Adli menuturkan periode hubungan resmi antara Aceh dan Turki, sudah dimulai sejak abad ke-13 dengan Samudra Pasai, kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Aceh, paska Portugis menakluki Melaka tahun 1511 dan Portugis membunuh Jemaah haji Aceh pada tahun 1528 M. Akhirnya Turki Usmani membantu Aceh melawan hegemoni Portugis di Adia Tenggara dan melakukan hubungan diplomatik resmi dengan Sultan Alauddin Riayat Syah, sultan Aceh ketiga yang berkuasa antara 1537 hingga 1568.





"Hasil kerja sama antara Kerajaan
Aceh dan Kerajaan Turki Utsmani berhasil memperkuat pertahanan Aceh
Aceh melawan penjajahan Portugis, Inggris dan Belanda. Turki Utsmani berhasil memperluas perdagangan rempah-rempah, khususnya lada Aceh
Aceh dan Turki Utsmani," jelasnya.





Adapun bentuk kerja sama antara Kerajaan Aceh dengan Kerajaan Turki antara lain saling mengirim duta besar Turki Utsmani, mengirimkan pasukan, peralatan, dan ahli persenjataan dan Turki Utsmani mengajari Aceh cara membuat meriam. Sementara bukti hubungan diplomatik antara Kerajaan Aceh dengan Kerajaan Turki bisa disaksikan surat-surat diplomatik Kesultanan Aceh ke Turki Usmani tersimpan di Badan Arsip Turki, Istanbul. Kompleks Makam Teungku di Bitay, Aceh, merupakan bukti adanya hubungan diplomatik erat antara Aceh dan Turki Usmani.





"Nama nama Turki masih muncul di Aceh seperti Efendi, Ali Basyah, Bey dan lain -lain' tutup Adli.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bertemu Kafilah MTQN Semarang, Wagub Aceh sampaikan ini

Sabtu, 19 September 2026 | 21:24 WIB

Latihan Mobud dan Fastrope menjelang ke Hawaii

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:33 WIB

Warga Brunei dilarang merokok, ternyata ini alasannya

Minggu, 9 November 2025 | 00:08 WIB

Terpopuler

X