hukum

995 senjata api dan narkotika ditemukan di sekolah swasta di Jakarta, ini reaksi DPR

Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:50 WIB



Terkait hal ini, TB Hasanuddin mengatakan kepemilikan senjata sebanyak itu mengindikasikan adanya prosedur yang diduga telah dilanggar.





“Karena tidak mungkin seseorang secara sah memiliki senjata dalam jumlah sebesar itu," jelas Mayjen (Purn) TNI tersebut.





Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengatakan temuan senjata api dan narkotika merupakan dugaan tindak pidana yang harus diproses secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia turut mendesak agar penyidik tidak berhenti pada penyitaan barang bukti. Menurut TB Hasanuddin, penyidik juga harus menelusuri asal-usul seluruh senjata api dan narkotika tersebut, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam penyimpanan maupun kepemilikannya.





"Kasus ini harus diusut hingga tuntas. Aparat perlu mengungkap dari mana senjata api itu berasal, bagaimana bisa tersimpan di lingkungan sekolah, dari mana narkotika diperoleh, serta siapa saja yang bertanggung jawab. Semua pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum," jelas politisi PDIP itu.





Terakhir, TB Hasanuddin pun menilai pengurus yayasan dan pihak pengelola sekolah juga perlu dimintai keterangan untuk memastikan ada atau tidaknya pengetahuan maupun keterlibatan mereka. Menurutnya, aparat perlu mendalami apakah keduanya mengetahui keberadaan senjata api dan narkotika yang ditemukan di lingkungan sekolah.





“Semua fakta harus dibuka secara transparan melalui proses penyelidikan dan penyidikan," pungkasnya. 





Aentenews by Ampelsa.





Halaman:

Tags

Terkini

DPR sahkan RUU Reforma Agraria jadi Undang-Undang

Selasa, 22 September 2026 | 22:16 WIB

TNI AL tangkap kapal angkut 407 ton BBM ilegal 

Senin, 21 September 2026 | 21:46 WIB

Polisi wanita dari 43 negara berkumpul di Bali, ada apa?

Minggu, 20 September 2026 | 21:19 WIB

Dipastikan RUU perampasan aset disahkan Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Narkotika seberat 1,3 ton dimusnahkan di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:41 WIB