Rabu, 30 September 2026

Khamenei serukan persatuan

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Senin, 12 Januari 2026 | 11:39 WIB


Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menghadiri putaran kedua pemilihan umum parlemen ke-12 Iran di Teheran, Iran, pada 10 Mei 2024. (Xinhua/Shadati)





Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) – Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Jumat (9/1) meminta rakyat Iran untuk menjaga persatuan, serta mengatakan sejumlah demonstran mencoba menyenangkan Amerika Serikat (AS).






Khamenei menyampaikan pernyataan tersebut dalam pidato kenegaraan yang disiarkan televisi saat negara tersebut sedang menghadapi meningkatnya aksi unjuk rasa.
Para pengunjuk rasa “merusak jalanan milik mereka sendiri untuk menyenangkan presiden negara lain,” kata pemimpin tertinggi Iran itu, yang merujuk pada Presiden AS Donald Trump.






Khamenei meminta pemimpin AS untuk fokus pada masalah di negaranya sendiri.





Iran “tidak akan mundur” dalam menghadapi “para penyabot,” tuturnya, seraya menambahkan bahwa pemimpin AS yang “arogan” akan “digulingkan”.






Aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung, yang dipicu oleh penurunan tajam nilai tukar rial serta kesulitan ekonomi di beberapa kota di Iran sejak akhir bulan lalu, tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan beberapa bentrokan mematikan dilaporkan terjadi antara polisi dan apa yang digambarkan pemerintah sebagai “para perusuh”.






Sejak Kamis (8/1), Iran mengalami pemadaman internet skala besar, dengan komunikasi dan media lokal juga menghadapi gangguan yang signifikan.
Sejumlah penerbangan dari berbagai negara, termasuk Turkiye dan Uni Emirat Arab, telah membatalkan layanan mereka ke dan dari Iran.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Terpopuler

X