Foto: tim penyelamatan sipil evakuasi korban lansia di reruntuhan bangunan/kredit NBC
Jakarta (Aentenews) - Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata selamat pascagempa berkekuatan 7,1 skala richter yang mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 15.04 waktu setempat.
“Berdasarkan data WNI yang berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 (tiga) orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat dari peristiwa Gempa,” kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemenlu, Heni Hamidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Dikatakannya, Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti dan seluruh staf dalam keadaan selamat.
KBRI Caracas telah melakukan koordinasi dan komunikasi cepat pasca-gempa. Jalur komunikasi darurat telah dibuka untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan pemutakhiran kondisi WNI secara berkala.
KBRI juga terus memantau rilis resmi pemerintah Venezuela terkait potensi gempa susulan dan bahaya pesisir.
Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat.